Posts

Showing posts from November, 2018

Dahsyatnya Kedudukan Amalan Hati Dalam Islam

Image
Doc. Amalan Hati Hati itu diibaratkan sebagai seorang Raja, sedang aggota badan adalah prajuritnya. Bila rajanya baik, maka akan baik pula urusan para prajuritnya. Bila buruk, maka demikian pula urusan para prajuritnya. Oleh sebab itu, dalam agama Islam amalan hati memiliki kedudukan yang tinggi. Bisa dikatakan juga, pahala dari amalan hati lebih besar daripada amalan badan. Sebagaimana dosa hati lebih besar daripada dosa badan. Oleh karena itu kita dapati; dosa kufur dan kemunafikan lebih besar daripada dosa zina, riba, minum khamr, judi dll. Hati adalah standar kebaikan amalan badan. Ia ibarat pemimpin bagi badan. Baiknya hati akan berpengaruh pada baiknya amalan badan. Dan buruknya hati akan berpengaruh pada buruknya amalan badan. Rasulullah shallahu’alaihi wasallam bersabda: أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ “Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh manusia terdapat

Bahlatullah, Doa Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam untuk Pemimpin yang Suka Menyulitkan Umat Islam

Image
Ilustrasi dengan Nama Nabi Muhammad Sahabat muslim, adakalanya seorang pemimpin justru menjadi dalang kerusuhan yang terjadi. tak jarang pemimpin yg seperti ini membawa petaka untuk para bawahannya. Bahlatullah, Doa Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam , laknat Allah atas pemimpin yang senang menyulitkan Ummat Islam.   اللَّهُمَّ مَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَشَقَّ عَلَيْهِمْ فَاشْقُقْ عَلَيْهِ وَمَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَرَفَقَ بِهِمْ فَارْفُقْ بِهِ (أحمد ، ومسلم عن عائشة)   alllahumm man wali min 'amr 'ummati shayyana fashaqq ealayhim fashquq ealayh waman wali min 'amr 'ummati shayyana farafaq bihim farfuq bih (ahamad , wamuslim ean eayishat) “ Ya Allah, siapa yang menjabat suatu jabatan dalam pemerintahan ummatku lalu dia mempersulit  urusan mereka, maka persulitlah dia. Dan siapa yang menjabat suatu jabatan dalam pemerintahan ummatku lalu dia berusaha menolong mereka, maka tolong pulalah dia.”   (HR Ahmad

Benarkah Ketika Hujan Lebat Boleh Tidak Sholat Jama’ah?

Image
Sumber: google Sholat berjama’ah (dimasjid) adalah kewajiban bagi laki-laki yang mampu, berdasarkan pendapat ulama yang kuat (rajih) diantara dua pendapat yang ada dalam masalah ini. Namun sholat berjama’ah meskipun wajib, dapat gugur pada kondisi-kondisi tertentu, misalnya: pada saat hujan lebat. Ukuran lebatnya adalah, saat hujan dapat membasahi baju. Hal ini berdasarkan firman Allah  Ta’ala , وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ ۚ Allah tidak menjadikan agama ini sebagai kesukaran untukmu . (QS. Al-Haj : 78) Imam Ibnu Qudamah rahimahullah menerangkan dalam kitab “Al-Mughni” (1/366) , وَيُعْذَرُ فِي تَرْكِ الجمعة والجماعة بِالْمَطَرِ الَّذِي يَبُلُّ الثِّيَابَ , وَالْوَحْلِ الَّذِي يَتَأَذَّى بِهِ فِي نَفْسِهِ وَثِيَابِهِ wayuedhar fi tark aljum'at waljamaeat bialmatar alladhi yabull alththiab , walwahl alladhi yata'adhdha bih fi nafsih wathiabih “Boleh tidak sholat Jumat dan sholat berjama’ah karena hujan yang dapat membasahi pa